Translate

Wednesday, 31 August 2011

Perbedaan Iedul fitri

Perbedaan hari raya Iedul Fitri di Indonesia sudah sangat sering terjadi antara sesama umat Islam kita, sehingga kita hampir merasa bahwa hal tersebut bukan masalah dan wajar.
Adapun yang menjadi sebab adalah sistem  penetapan 1 syawal dengan hisab yang berada pada posisi 
ketinggian yang ’’rawan’’ yakni masih di bawah 2 derajat,dimana situasi pada saat ghurub di Pantai Pelabuhan Ratu: matahari terbenam pukul 17.54.26 WIB, ketinggian hilal  +01 derajat 53 menit 2 detik . kiranya sangat sulit untuk bisa melihat hilal. Apalagi menurut prakiraan BMG, seluruh Indonesia saat itu dalam kondisi mendung.
Dengan kondisi demikian maka banyak petugas yang tidak bisa melihat hilal, maka terjadilah perbedaan penentuan 1 syawal. karena ada ormas islam yang berani menentukan 1 syawal walaupun hilal tidak tampak.
Berkaitan dengan hal tersebut saya sempat memperhatikan acara sidang itsbat yang dipimpin oleh mentri agama, di mana pada waktu itu mayoritas peserta sidang sepakat bahwa 1 syawal jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011, namun ketika itu ada fihak yang minta ijin untuk berlebaran tanggal 30 Agustus 2011 ( selasa ), dengan memohon jaminan keamanan dan toleransinya.
Nampaknya dengan jaminan keamanan dan toleransi maka bereslah masalah perbedaan hari raya Iedul fitri tersebut sehingga terkesan ada dua hari raya Iedul fitri bagi umat islam merupakan hal yang diperbolehkan dalam ajaran.
Kepada umat islam yang merasa peduli dengan ibadahnya penulis ingin mengajak untuk sedikit mengkaji hal tersebut agar ke depan dapat menyikapi masalah serupa sehingga dapat menentukan sikap yang bijaksana.
Untuk hal ini penulis hanya ingin memberi sedikit gambaran begini, jika sidang itsbat tersebut dipimpin oleh Rosululloh Saw sebagai pimpinan pemerintahannya, kemudian ada pimpinan kelompok masyarakat yang meminta ijin melakukan shalat Iedul fitri pada hari yang berbeda dengan hari yang telah ditetapkan Rosululloh Saw, kira-kira apakah Rosululloh Saw. akan memberinya ijin ?, apakah Iedul fitrinya akan merupakan Iedul fitri yang halal ?, cobalah pikirkan. Sepertinya tidak cukup hanya sekedar toleransi antar umat.  
Usulan penulis agar para elit berupaya mempersatukan 1 Syawal pernah disampaikan melalui MUI beberapa tahun silam, tapi belum menampakkan hasil. Penulis khawatir ada elit-elit yang memang tidak mengharapkan adanya persatuan umat islam Indonesia. Alasannya sederhana, apa mungkin umat islam kita sebodoh ini, sehingga masalah 1 Syawal tidak pernah tuntas bertahun-tahun. 

 Ini adalah perdebatan para elit menyangkut perbedaan hari raya Iedul Fitri:

Ke depan Din berharap pemerintah tidak perlu ikut campur menentukan awal Ramadan dan 1 Syawal agar tidak terjadi kebingungan bagi masyarakat. Kendati begitu Din berharap masyarakat tetap saling menghargai meski merayakan Idul Fitri di hari yang berbeda. ( Din = Din Syamsuddin )

"Biarlah masing-masing kelompok menunaikan ibadah dengan keyakinannya. Bagi yang berkeyakinan Idul Fitri besok (hari ini), silakan beramai-ramai salat di lapangan. Sementara bagi yang meyakini tanggal 31 Agustus adalah Idul Fitri, silakan juga melaksanakan salat Id. Yang terpenting silaturahim harus tetap dijaga," kata Din.

Din juga menyebut, Thomas sebagai seorang provokator yang berbahaya yang bersembunyi di balik kedok ilmiah dengan menyalahkan pihak lain. Dalam sidang Itsbat di kantor Kementerian Agama, kemarin, Thomas memberi pemaparan mengenai penghitungan penetapan 1 Syawal dengan cara melihat bulan baru atau hilal. Saat itu dia menyinggung metode hisab dan rukyat yang kerap menimbulkan perbedaan penetapan.

Terkait Hal itu, Thomas pun mengatakan dirinya rela disebut provokator demi mengubah pandangan Ormas Islam tersebut. “Tidak apa-apa, Tujuan saya provokatif untuk menyadarkan Muhammadiyah, saya bukan menyerang Muhammadiyah, tapi kriterianya,” kata Thomas saat berbincang dengan okezone, Selasa
(30/8/2011).

“Muhammdiyah mengatakan bahwa alasan ketinggian dua derajat tidak ilmiah. Tapi menurut saya ketinggian 0 derajat yang disebut dipegang Muhammadiyah justru tidak Ilmiah,” katanya.

Penulis kira Rosululloh Saw. mensyaratkan 1 Syawal dengan melihat hilal, sementara ketinggian bulan pada 0 derajat hilal tidak akan terlihat. Jadi perlu dipertanyakan apa dasarnya sehingga ketinggian bulan 0 derajat menjadi syarat penghitungan awal bulan, Wallohu'alam. 
Semoga bermanfaat.

 

Tuesday, 16 August 2011

Malam lailatul Qodr

Saya ingin mencoba menuangkan opini saya mengenai Lailatul Qodr, mengingat banyaknya penafsiran-penafsiran yang relatif bervariasi.
Dengan pendapat ini tentu akan menambah lebih bervariasi lagi, namun, dengan pendapat ini mudah-mudahan menjadi tambahan nuansa pemahaman yang bermanfaat. amin.

Sekarang mari kita lihat surat Al Qodr berikut,


Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan.
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? 
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.  

Menurut Bpk. Quraish Shihab, kata Qadar (قﺩﺭ) sesuai dengan penggunaannya dalam ayat-ayat Al Qur'an dapat memiliki tiga arti yakni [1]:
  1. Penetapan dan pengaturan sehingga Lailat Al-Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. Penggunaan Qadar sebagai ketetapan dapat dijumpai pada surat Ad Dukhan ayat 3-5 : Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada suatu malam, dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan semua urusan yang penah hikmah, yaitu urusan yang besar di sisi Kami
  2. Kemuliaan. Malam tersebut adalah malam mulia tiada bandingnya. Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunnya Al-Quran. Penggunaan Qadar yang merujuk pada kemuliaan dapat dijumpai pada surat Al-An'am (6): 91 yang berbicara tentang kaum musyrik: Mereka itu tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya, tatkala mereka berkata bahwa Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada masyarakat
  3. Sempit. Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi, seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Qadr. Penggunaan Qadar untuk melambangkan kesempitan dapat dijumpai pada surat Ar-Ra'd ayat 26: Allah melapangkan rezeki yang dikehendaki dan mempersempit (bagi yang dikehendaki-Nya)
Dengan merefferensi penafsiran  Bpk  Quraish Shihab, maka  Lailatul Qodr adalah malam diturunkannya ketetapan Alloh SWT kepada manusia-manusia pilihan Nya agar ia menjadi manusia yang mulya disisi Alloh SWT, bahkan mulya dalam pandangan manusia. wallohu 'alam.
Al Qur'an diturunkan dan ditetapkan sebagai tuntunan agar umat Rosululloh SAW menjadi umat yang mulya disisi Alloh SWT juga dalam pandangan manusia.
Pada Lailatul Qodr, akan banyak macam ragam ketetapan Alloh SWT untuk mengangkat manusia pilihanNya menjadi manusia yang mulya disisiNya, bahkan mulya dalam pandangan manusia. 
Misalnya ada lulusan pesantren yang terjerumus ke dalam dunia  maksiat, kemudian pada malam Qodr tiba-tiba insaf dan berusaha untuk menjadi da'i. Atau ada orang yang terhina karena terlilit utang, pada malam itu terselesaikan urusannya. Atau juga misalnya ada orang terhina karena fitnah, pada malam itu terungkap kebenarannya. Mungkin juga pada malam Qodr ada orang yang membuat ketetapan untuk naik haji tahun ini. Bisa juga ada orang yang tiba-tiba semakin serius mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam. Dan lain-lain. Hal ini diisyaratkan oleh ayat Al Qodr : 4 (  Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. )
Dengan demikian, tidak usah sibuk-sibuk mempermasalahkan tanda-tanda turunnya Lailatul Qodr, tapi bagaimana agar kemulyaan itu jatuh kepada kita dan keluarga. Karena tanda-tanda itu akan nampak dan dirasakan oleh diri orang yang mendapatkannya
Mengenai makna ayat  "Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan."  bukan berarti  yang mendapatkan lailatul Qodr akan mendapatkan pahala yang sama dengan pahala seribu bulan, tetapi mengisyaratkan bahwa ketetapan Alloh SWT yang mengangkat orang pilihannya menjadi manusia yang mulya di sisiNya, dan di mata manusia, itu lebih penting dan lebih berarti  bagi hidup orang tersebut jika dibandingkan dengan seribu bulan yang lain yang tidak mendatangkan ketetapan Alloh SWT yang baik itu.Wallohu "alam
Jadi tidak usah repot-repot menjumlah-jumlah pahala.

Wednesday, 25 May 2011

Suratku pada komisi II DPR


Assalamu alaikum wr.wb.
Dengan hormat

Sebelum mengemukakan saran, saya kutipkan tulisan ini dari sebuah web berita,

"Sudah saatnya kaum muda maju memimpin bangsa ini karena generasi ini punya visi perubahan dan akan banyak memberi solusi pemikiran yang bernas untuk kemajuan bangsa," kata Anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi dalam sebuah diskusi di Padang, Sabtu (9/8).

Anggota Fraksi Partai Golkar itu mengatakan sudah saatnya pemimpin muda maju menawarkan solusi menarik guna mengeluarkan bangsa ini dari sejumlah krisis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan kembali mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
"Kami sedang mengobarkan medan magnet bagi kaum muda di seluruh Indonesia untuk mau berbuat lebih bagi bangsa ini," katanya.

Dengan kutipan di atas membuat saya menjadi penasaran untuk mencoba menyampaikan sebuah saran yang mungkin akan menjadi sebuah solusi pada satu sisi dimensi dari krisis multi dimensi yang mendera bangsa kita.

Adapun saran yang ingin saya sampaikan adalah :

#. Merubah sistem kampanye dalam berbagai pemilihan, dari model kampanye  yang urakan, bodoh dan membodohi, dan emosional yang menyulut emosi rakyat dengan konvoy dll, menjadi kampanye yang berpendidikan dan bersifat mendidik masyarakat. Yaitu dengan membuat aturan bahwa para calon yang akan dipilih tidak diperbolehkan kampanye, cukup membuat tulisan data-data prestasi, pengalaman, visi dan misi, lalu disampaikan kepada KPU untuk diuji kebenarannya. dan KPU yang menyebarkannya. Lalu biarkan rakyat memilih dengan analisa logikanya, bukan dengan emosinya, saya kira akan lebih hemat.

#Menurut pendapat saya, orang yang emosional adalah salah satu ciri orang tidak cerdas atau tingkat penggunaan logika yang rendah. Menurut pengamatan saya, tumbuhnya partai yang segunung adalah salah satu ciri bangsa yang emosional/ kondisi sangat demokratis yang disikapi oleh orang-orang yang emosional. jadi artinya bangsa kita ...........maaf, ini hanya pendapat.
Saya menyarankan kepada orang-orang yang tidak emosional untuk menumbuhkan semangat agar dengan legowo saling melebur partai-partainya menjadi sangat sedikit partai. Kalau bapak ibu memang orang2 cerdas, saya yakin bisa.

menurut pendapat saya, hidup bisa jadi rumit jika hidup bersama mahluk2 bodoh, misalnya hidup bareng dengan sejumlah bebek, ayam, dll.

Dulu saya pernah memprediksikan bahwa partai-partailah yang akan membangkrutkan indonesia. sekarang saya masih memperhatikan kenyataannya, benar atau tidak .

Sekian, mohon maaf, terimakasih, wasalamu alaikum wr. wb.

Saturday, 7 May 2011

Penyebab terjadinya Mimpi

Kutipan dari buku yang belum diterbitkan,  karya sendiri.
      Saya merasa bahwa tidak setiap tidur nyenyak mendapatkan mimpi, akan tetapi ternyata pada hasil penelaahan dikatakan bahwa manusia mengalami mimpi setiap malam, bahkan bukan hanya sekali, melainkan rata-rata 5 kali dalam semalam. Mungkin saja pada umumnya manusia mengalami mimpi sesering itu, tapi mungkin tidak semua orang demikian. Memang ada hasil penelaahan lain yang mengatakan bahwa manusia sangat gampang lupa dengan mimpinya. Tapi apakah lupanya mimpi tersebut sampai benar-benar lupa bahwa kita pernah mimpi tadi malam ?  Ada kalanya lupa sama sekali, namun ada kalanya ingat. Nampaknya tergantung pada situasi dan kondisinya, pada tingkat kesadaran mana kita bermimpi.  Manusia memang banyak perbedaan pada setiap individunya, dari mulai perbedaan fisik, watak, mental, kemampuan, dan lain-lain.
                Sepertinya kabiasaan mimpipun ada perbedaan-perbedaan. Misalnya saja ada yang mimpinya sampai ngigau, bicara dengan kata-kata yang tidak jelas, ada yang mimpi sampai duduk dengan mata terpejam, ada yang bola matanya bergerak-gerak, bahkan ada yang mimpi sampai berjalan keluar kamar tidur dalam keadaan tidak sadar. Aneh sekali bukan ?.
Pernah suatu ketika  manakala seseorang sedang tidur, lalu saya coba letakkan telapak tangan saya di pangkal lehernya ( diatas dada ), kemudian kira-kira tiga puluh detik kemudian ia mengigau dengan suara seperti mau berkata-kata, tapi tidak sepatah kata pun yang terdengar jelas. Lalu ia bangun tersadar, dan ketika saya tanya, katanya ia mimpi yang menakutkan.
Dengan percobaan sederhana itu membuktikan bahwa salah satu pernyataan pada hasil penelaahan yang mengatakan bahwa  “ mimpi TIDAK disebabkan karena memakan makanan tertentu sebelum tidur, atau stimulus (rangsangan) tertentu dari lingkungan sekitarnya selama tidur”  itu tidak benar. Jelas dari percobaan sederhana yang saya lakukan itu mimpinya orang tersebut karena sentuhan telapak tangan. Pernah juga terjadi suatu malam saya mimpikan sesuatu terjadi pada kaki kanan saya ( tapi cerita mimpinya lupa , karena sudah lama ) hingga terbangun, dan ternyata kaki kanan saya tersebut sedang tertindih gitar. 
Disini akan saya coba menelaah keanehan-keanehan mimpi yang pernah saya alami, dan pernah saya perhatikan dari kejadian mimpinya orang lain tersebut dengan membandingkannya terhadap data-data hasil penelitian ,  penelaahan  serta hasil pemikiran para ahli pikIr lain.
Kita lihat kembali hasil penelitian dan penelaahan mengenai mimpi, hasil penelaahan  yang  memaparkan  bahwa mimpi disebabkan oleh proses biologis internal dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sel otak besar pada bagian belakang otak secara periodik pecah dalam selang waktu sekitar 90 menit, dan mengirimkan rangsangan (stimuli) yang bersifat acak (random) ke bagian korteks (cortex) pada otak. Sebagai akibatnya, bagian memori, sensori, kontrol saraf, dan kesadaran pada otak terstimulasi secara acak yang berdampak adanya rangsangan pada puncak bagian korteks pada otak. Menurut penelitian ini, proses diatas mengakibatkan kita mengalami apa yang kita sebut sebagai mimpi.
Sementara pada hasil penelaahan lainnya mengungkapkan uraian yang hampir sama. Dengan menjawab pertanyaan, Mengapa kita sangat terlena mengalami mimpi REM?. Katanya salah satu alasannya adalah adanya perubahan-perubahan kimiawi otak disaat tidur REM, kurir-kurir kimiawi otak acetylcholine membludak melebihi kapasitas normal, sedangkan kimiawi nonadrenalin dan serotonin menutup kran-kran mereka. Perubahan-perubahan dalam otak ini mematikan bagian penting otak, cuping frontal, juga bagian-bagian lain di cuping parietal. Bagian-bagian otak itu merupakan tempat kesadaran diri.
Sekarang coba bandingkan hasil penelaahan tersebut dengan kedua pengalaman mimpi yang saya alami tersebut di atas, di mana saya mengalami mimpi hingga terbangun karena kaki tertindih gitar, dan saya meletakkan telapak tangan di dada bagian atas seseorang kemudian kira-kira tiga puluh detik kemudian orang tersebut bermimpi dengan mengigau. Kira - kira apakah ada hubungannya antara kaki tertindih gitar dan dada yang disentuh telapak tangan dengan acetylcholine yang membludak melebihi kapasitas normal, atau dengan pecahnya sel otak besar pada bagian belakang otak secara periodik ?. jika mau mencoba menghubung-hubungkan antara tindihan gitar dan sentuhan telapak tangan di dada, maka hanya ada dua media yang paling memungkinkan untuk menghubungkannya ke otak yaitu saraf sensori dan gangguan aliran darah. Maka dari itu mungkinkah sinyal-sinyal atau impuls yang disampaikan saraf sensori atau terganggunya aliran darah itu yang membuat acetylcholine yang membludak melebihi kapasitas normal, atau yang membuat pecahnya sel otak besar pada bagian belakang otak secara periodik itu ?. Sebelum berkesimpulan untuk mengatakan antara ya setuju atau tidak setuju, saya ingin mengalihkan dahulu terhadap kemungkinan lainnya sebagai perbandingan.
Pada kondisi normal atau terjaga fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). Nampaknya dalam kondisi tidurpun sel-sel saraf sensori tetap berfungsi mengirimkan impuls-impulsnya pada otak sehingga dalam otakpun timbul gelombang otak akan tetapi otak tidak dapat meresponnya  secara sempurna karena energi kimiawi dalam otak minim dan otak sadar sedang dalam keadaan tidak aktif.
Siklus yang terjadi dari sejak ngantuk, tidur dan bangun tidur adalah sebagai berikut.  Ketika energi kimiawi dalam otak minim maka otak sadar berasumsi bahwa dirinya lelah, jika dirasakan bahwa tubuhnya lelah biasanya manusia cendrung untuk diam beristirahat, karena tubuh diam maka gelombang otak turun hingga kira-kira mencapai gelombang Alfa rendah,  kemudian timbul ngantuk, lalu otak sadar memerintahkan fisik /tubuh untuk tidur lalu manusia bergegas dengan berbenah memposisikan diri pada posisi yang layak untuk tidur, yaitu bermaksud untuk menurunkan  gelombang otak ke gelombang Theta ( 4 - 8 hz ) lalu ngantuk dan tidur, ketika energi kimiawi dalam otak sudah penuh atau pulih 100% maka dengan impuls-impuls listik kecilpun yang dikirim indra atau otot ke otak melalui saraf sensori  kesadaran akan tercetus, lalu sadar. Impuls-impuls listrik kecil yang dikirim indra atau otot ke otak tersebut bisa berasal dari terangsangnya kulit dengan udara hangat, terrangsangnya gendang telinga dengan suara-suara yang diterima telinga, terangsangnya mata dengan sinar matahari atau lampu, dan lain-lain . Setelah sadar maka semua tergantung pada kemauan dan keperluan sang manusia seutuhnya, mau makan minum,ke kamar mandi atau mau tidur lagi, hanya saja jika tidur kita  sudah cukup, maka energi dalam otak sudah penuh, kita tdk merasakan kantuk lagi, maka otak menjadi sensitif,  impuls-impuls listrik yang dikirim indra dan otot sedikit saja dapat membangkitkan gelombang otak yang besar, sehingga sulit membuat otak kesadaran menjadi tidak sadar dan tidur kembali.
Jika tindihan gitar pada kaki, atau sentuhan telapak tangan di dada yang saya alami tersebut terjadi manakala energi kimiawi otak baru pulih  15 % - 25 %, akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan jika terjadi pada saat energi kimiawi otak dalam kondisi telah pulih  50% - 75 % dan seterusnya. Nampaknya faktor tersebut menentukan tingkat sensitfitas otak dalam merespon impuls-impuls yang dikirimkan oleh saraf-saraf sensori ketika tidur atau menentukan tinggi rendahnya frekwensi dari gelombang yang ditimbulkan dalam otak sebagai  akibat dari impuls-impuls yang diterima dari sel-sel saraf sensori.
Kembali pada hasil penelitian dan penelaahan para pakar bahwa gelombang Delta adalah gelombang otak yang paling lambat pada kisaran frekwensi 0,1- 4 Hz,dan merupakan frekwensi dari pikiran nirsadar (unconscious mind).Pada saat kita tidur lelap,otak hanya menghasilkan gelombang Delta agar kita dapat istirahat dan memulihkan kondisi fisik. Pada orang tertentu, saat dalam kondisi sadar, delta dapat muncul bersama dengan gelombang lainya, dalam keadaan itu delta bertindak sebagai "radar" yang mendasari kerja intuisi, empati dan tindakan yang bersifat insting.
 Jika tindihan gitar pada kaki dan sentuhan telapak tangan pada dada hanya menimbulkan efek membangkitkan gelombang otak sampai  4 hz, maka hal tersebut tidak berpengaruh apa-apa, dan manusia akan tetap pada kondisi tidur. Tapi jika efek dari impuls-impuls yang dikirim saraf sensori tersebut hingga membangkitkan gelombang mencapai frekwensi gelombang otak theta rendah, maka otak memori  teresonansi, lalu aktif sendiri. Otak memori tidak bisa menterjemahkan arti impuls-impuls yang dikirimkan saraf sensori. Memori yang ditampikan adalah memori yang bersifat global , bukan memori yang sifatnya detail sebagaimana yang pernah dialami dalam kehidupan sebelumnya, maka mimpi itu hanya menampilkan gambar-gambar secara acak, wajah-wajah yang tidak dikenal, tanpa cerita, bahkan sering kali tampilan gambar pun kacau atau tidak sempurna.  Pada fase inilah yang merupakan batas sensitivitas otak tertinggi ketika otak sadar tidak aktif. Jika frekwensi gelombang otak yang ditimbulkan lebih tinggi lagi, maka yang diaktifkan bukan hanya otak memori melainkan bersama otak imajinasi. Pada kondisi ini mimpi pun menjadi tersusun merangkai sebuah cerita. Sempurna atau kurang sempurnanya cerita yang ditampilkan dalam mimpi tersebut tergantung pada tingkat kesadaran otak atau mungkin tergantung pada tinggi rendahnya frekwensi  gelombang otak yang ditimbulkan di daerah gelombang otak imajinasi. Banyak cerita mimpi yang tidak sempurna yang pernah saya alami, dan sepertinya pembaca pun sering mengalaminya, misalnya mimpi bertemu dengan si A kemudian  bersalaman, tapi seketika itu wajahnya berubah jadi orang lain atau bahkan menjadi seekor binatang, atau mimpi duduk bersila sambil melayang di udara dengan menembus pepohonan dengan tujuan menuju syurga, dan mimpi-mimpi lain yang sifatnya tidak masuk akal. Jika frekwensi gelombang otak yang ditimbulkan lebih tinggi lagi namun masih dibawah frekwensi gelombang otak sadar, maka otak motorik pun diaktifkan, dan siap untuk memberikan perintah kepada otot untuk menggerakkan anggota tubuh yang mana yang akan digerakkan, itu tergantung cerita mimpi yang ditampilkan, terutama jika mimpi-mimpi tersebut membangkitkan emosi yang mendorong otak motorik untuk menggerakkan salah satu anggota tubuhnya. Jika mimpi berteriak-teriak minta tolong maka mulut akan berusaha bicara maka terjadilah mengigau, Jika mimpi jatuh tangan atau kaki bisa bergerak bermaksud menahan, pada kondisi demikian berarti otak keseimbangan dalam keadaan aktif, jika mimpi main bola kaki bisa bergerak untuk menendang bola, dan mata mestinya paling sering bergerak-gerak sebab mimpi apapun mesti merangsang indra penglihatan, sementara  menggerakkan bola mata adalah merupakan sistim kerja otot yang relatif ringan dibandingkan anggota tubuh lainnya, inilah yang disebut sebagai mimpi REM.  Jika mimpi tersebut menampilkan cerita yang memicu emosi yang menegangkan, yang membuat jantung berdetak lebih keras, membuat nafas lebih cepat, atau membuat anggota tubuh menghentakkan gerakan, itu akan meningkatkan frekwensi gelombang otak menjadi lebih tinggi lagi yang akhirnya membangkitkan otak sadar, dan orangpun terjaga atau bangun dari tidur .
Mengenai tampilan atau cerita mimpi nampaknya tidak ada kaitannya dengan sisi apapun dari kehidupan manusia yang bersangkutan, melainkan hanya merupakan imajinasi- imajinasi secara acak saja. Bisa saja seseorang memimpikan hal yang dirindukannya, tapi itu hanya kebetulan saja, dan tidak mesti ketika seseorang rindu pada si x terus jika mimpi mesti mimpi- nya ketemu si x, tidak demikian.  Tidak ada kaitannya dengan kondisi fsikisnya yang sedang resah atau gelisah, tidak ada kaitannya dengan kodisi fisiknya yang lagi sakit. Sehubungan dengan hal tersebut, saya pernah bertanya kepada tiga orang penderita strok cukup berat yang sudah tahunan, ketiganya mengatakan bahwa mereka tidak pernah memimpikan dirinya dalam keadaan abnormal. Mereka selalu bermimpi dalam keadaan dirinya sehat atau normal. Mimpinya pun tidak selalu mimpi buruk, bahkan sering mimpi indah atau mimpi yang berkesan. Lain halnya dengan gangguan kenyamanan pada fisik yang terjadi ketika seseorang sedang tidur. Karena justru itulah yang menjadi pemicu timbulnya mimpi manusia ( menurut pengamatan saya ). Namun tetap tampilan gambar dan ceritanya seringkali tidak menggambarkan kejadian yang menimpa tubuhnya ketika itu.               
       Banyak pengalaman mimpi saya yang menjadi bukti bahwa mimpi bisa diakibatkan karena saraf sensori mendapatkan rangsangan , misalnya saya mimpi berada dipasar yang sedang ramai, ketika bangun ternyata di luar rumah memang banyak anak-anak ribut sedang bermain. Pernah juga saya mimpi seolah-olah mahluk halus menginjak perut bagian kanan bawah, lalu dalam mimpi tersebut saya merasa ketakutan dan meronta yang akhirnya tangan dan tubuh saya bergerak dan akhirnya saya terbangun, ketika sadar ternyata yang didalam mimpi diinjak mahluk halus tersebut memang sedang merasa kan sakit karena perut tersebut menindih bandul ujung tali kolor  yang terbuat dari plastik. Yang sering saya alami adalah mimpi buang air kecil berulang-ulang, dan ketika bangun memang ingin buang air kecil.
Dengan demikian muncul dalam benak saya suatu pendapat bahwa ( selain sebagai informasi dari mahluk gho’ib jin atau malaikat ) setiap mimpi adalah merupakan akibat dari segala macam gangguan kenyamanan yang terjadi pada tubuh manusia selama waktu tidur, atau setidaknya akibat dari anggota tubuh yang mendapatkan rangsangan kemudian direspon oleh saraf sensori dan disampaikan pada otak berupa impuls-impuls listrik yang akhirnya menimbulkan gelombang otak yang mampu mengaktifkan otak memori dan imajinasi. Misalnya ketika tidur berlama-lama pada satu posisi, kemudian kulit punggung menjadi panas lalu direspon oleh saraf sensori dan disampaikan ke otak, maka timbullah mimpi. Atau tidur pada posisi yang menyebabkan otot atau persendian menjadi sakit atau pegal misalnya, maka jadilah mimpi, dan sebagainya.  Dengan demikian bisa dimaklumi Jika pada paparan hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa jika menggunakan beberapa jenis narkotika, flu, dan demam bisa mengakibatkan mimpi buruk, sebab pada kondisi demikian sudah tentu badan kita merasakan sakit atau merasakan ketidak nyamanan.
Dari rangkaian urutan peningkatan kesadaran otak manusia ketika bangun dari tidur dengan mimpi yang dipaparkan di atas, dari tingkatan sensitivitas paling tinggi hingga ke tingkat sensitivitas paling rendah dalam merespon sinyal-sinyal yang dikirimkan oleh saraf sensori dapat diurutkan dan diilustrasikan dengan gambar sebagai berikut :                                                                                               * Sadar
                                                                        * Motorik
                                                                     * Keseimbangan
                                                                   * Emosi
                                                                *Imajinasi
                                                             * Memori
                                                          *  Tidur  
                                                               
Jika kita amati gambar susunan sensitivitas otak tersebut menggambarkan kesempurnaan rancangan otak manusia yang menakjubkan itu, jika saja terbalik misalnya otak imajinasi aktif terlebih dahulu sebelum otak memori, maka itu tidak akan berfungsi sebab bahan-bahan cerita tidak dapat dikeluarkan atau ditampilkan.
 Akan sama kondisinya jika pembaca diharuskan mengarang cerita tentang keadaan Bali, sementara pembaca sama sekali tidak mengetahui tentang Bali, tentu pembaca tidak akan bisa menulis satu kalimatpun cerita tentang keadaan Bali tersebut.
Jika otak emosi bekerja pada frekwensi gelombang otak yang sama dengan otak berpikir atau otak logika ,maka tidak akan terjadi mimpi menakutkan yang kemudian membangunkan manusia dari tidurnya. Juga saya kira akan banyak pengalaman-pengalaman yang tragis, menakutkan, membahayakan dan lain-lain yang tidak tercatat dalam otak memori. Artinya tidak dapat diingat. Padahal kejadian-kejadian tersebut sangat-sangat penting untuk dijadikan sebagai pengalaman agar menjadi pelajaran dan dapat menghindari bahaya berikutnya. Adapun yang menjadi dasar dugaan tersebut karena faktanya memori yang paling diingat adalah cerita yang sangat membangkitkan emosi,  seperti cerita yang menakutkan, cerita mengagetkan, cerita mengerikan dan lain-lain. Dengan tingkat sensitivitas otak emosi, imsjinasi, dan memori, yang berdekatan sangat mungkin bahwa otak emosi merupakan salah satu unsur yang mengorganisir data memori selain otak logika. Terutama dalam hal memperkuat ingatan data-data yang membahayakan.
Demikian pula jika otak motorik lebih sensitif dari otak keseimbangan, maka bisa jadi manusia akan menjadi sangat rawan mengalami kecelakaan sebab akan banyak melakukan gerakan-gerakan reflex yang tidak melibatkan keseimbangan. Wallohu ‘alam.
Dengan melihat urutan peningkatan kesadaran di atas juga sepertinya bisa menjawab beberapa fenomena mimpi aneh manusia sebagaimana telah disebutkan di atas, dimana seseorang yang mimpi hingga duduk dengan mata terpejam, dan bahkan ada seorang teman yang mimpi hingga berjalan keluar kamar.  Mimpi yang demikian itu berarti otak yang aktif adalah otak memori, otak imajinasi, otak keseimbangan dan otak motorik.  Otak memori dan imajinasi adalah otak yang menampilkan gambar-gambar dan mengarang sebuah cerita kemudian emosi terangsang dengan cerita yang ditampilkan kemudian mendorong otak motorik untuk melakukan gerakan yang sesuai dengan cerita dalam mimpi tersebut dan gerakan didukung oleh otak keseimbangan sehingga mampu berdiri dan berjalan layaknya orang sadar. Uniknya, ketika tubuhnya sudah mulai bergerak mestinya frekwensi otaknya meningkat sebagai mana biasa  terjadi pada orang lain pada umumnya, sementara pada orang tersebut otak kesadarannya sama sekali tidak terpengaruh dengan peningkatan gelombang otak sebagai akibat peningkatan aktivitas tubuh tersebut, lalu apa yang membuat keunikan itu terjadi ? 

Thursday, 28 April 2011

Mesin waktu itu mustahil atau…,!??


Jika anda seseorang  yang ingin menjelajah ke masa depan, anda salah besar jika merencanakannya dengan pesawat yang memiliki kecepatan jarak tempuh melebihi kecepatan cahaya. Alasannya sederhana, jika anda sekarang memiliki pesawat tersebut anda mau pergi ke mana ?, kan masa depan belum ada, tapi detik demi detik semua berubah meninggalkan sejarah. Dan di tempat anda diam juga ada masa lalu dan masa kini, dan diperkirakan akan mengalami masa mendatang. Yang dapat di lakukan dengan pesawat tersebut adalah anda bisa mengelilingi bumi dalam waktu singkat dan lebih cepat dari putaran bumi itu sendiri, mungkin orang lain baru selesai menyeduh kopi, anda sudah mengelilingi dunia satu putaran, tapi tetap umur anda tidak lantas menjadi lebih muda dari siapapun, berapa detikpun. Ibaratnya dalam perjalanan mengelilingi dunia tersebut anda menghabiskan waktu 1 menit, yang diam menyeduh kopi pun menghabiskan waktu 1 menit. Atau,  dengan   pesawat tersebut  anda dapat terbang menjauhi matahari  sehingga dapat menyusul cahaya matahari yang sudah dipendarkan oleh matahari waktu yang lalu, tapi tetap juga  tidak lantas umur anda menjadi lebih muda dari siapapun, berapa detikpun.
Yang harus dilakukan untuk mengunjungi masa depan yaitu ada dua cara :
1.     Anda harus menciptakan mesin yang bisa memperlambat laju pertumbuhan diri anda, memperlambat penuaan diri anda, memperlambat reaksi-reaksi biokimia yang terjadi pada tubuh anda, memperlambat imajinasi waktu pada otak anda, kemudian anda masuk kedalamnya. Alam sekitar tumbuh dan bergerak normal, dengan rencana-rencana manusia dengan pembangunannya dan penciptaannya, dan rencana tuhan dengan segala perubahan keadaan dan struktur alamnya. Setelah sekian lama,  silakan anda keluar dari mesin tersebut, maka anda telah tiba di masa depan menurut persepsi anda sendiri. Bangunan dan mesin-mesin yang lebih modern, teman-teman anda yang telah tua renta, ibu-bapak yang sudah meninggal, dan lain-lain. Sementara anda masih muda, pikiran anda merasa baru kemarin, anda belum haus dan lapar dll.
2.     Anda harus menciptakan energy yang maha dahsyat yang dapat mempengaruhi mempercepat perubahan2 bumi dan seisinya, mempercepat pergerakan-pergerakan dan perkembang biakan manusia dan mahluk lain, mempercepat reaksi-reaksi kimia yang biasa terjadi di muka bumi, sementara diri anda masuk kedalam ruang yang tidak terpengaruh dengan energy dahsyat tersebut. Biarkan isi bumi lain bergerak dan tumbuh lebih cepat, manusia lain bergerak dengan rencana-rencananya,  membangun, berkembang biak, tua  dan mati lebih cepat, sementara anda tumbuh normal dalam ruang pelidung. Dalam beberapa waktu silakan  anda keluar dari ruang pelindung tersebut,  maka anda akan datang ke masa depan menurut persepsi anda sendiri.
 Dan jika anda seorang manusia yang ingin menengok atau berkunjung ke masa lalu, anda keliru jika anda merencanakannya dengan pesawat yang memiliki kecepatan tempuh beberapa kali melebihi kecepatan cahaya.
Yang harus dilakukan adalah anda harus menciptakan alat yang bisa mengeluarkan energy maha dahsyat yang mampu melawan reaksi- reaksi kimia dan biokimia yang sistematis di jagat raya yang Alloh Swt ciptakan ini menjadi reaksi-reaksi kimia dan boikimia yang sistematis yang sebaliknya atau bersifat mundur, sementara diri anda masuk ruang pelindung yang bebas dari pengaruh alat pembangkit energy maha dahsyat tersebut beberapa waktu. Biarkan jagat raya atau bumi saja yang kita tinggali melebur ulang kehidupannya, air-air yang terkontaminasi memisah lagi dengan dengan limbahnya, sel-sel tubuh manusia lain memuda, bangkit dari kubur,dan menjadi kanak-kanak  kembali, tumbuhan tua memuda dan mengecil kembali, mobil-mobim menjdi bijih besi lagi, pencipta telpon seluler menjadi bayi lagi dan teknologinya telupakan oleh semua orang kecuali anda, dll, persis seperti film video diputar mundur. Lalu setelah sekian lama proses berlangsung, silakan anda keluar dari ruang pelindung. Anda akan menemui masa lalu, anda bisa menceritakan pada orang-orang disekitar anda bahwa nanti akan diciptakan telpon genggam, dan lain-lain.
Dengan uraian tersebut di atas tergambarkan mengenai definisi-definisi apa itu waktu, dan apa itu masa depan.
Penunjuk Waktu yang kita pahami sekarang ini adalah bukan waktu yang diciptakan Alloh SWT, melainkan rekayasa manusia yang disepakati bersama untuk mempermudah perhitungan dengan referensi siklus siang malam, atau perputaran dan peredaran bumi, bulan dan matahari.
Sementara waktu yang Alloh Swt ciptakan adalah tahapan-tahapan terjadinya serentetan reaksi-reaksi kimia dan biokimia secara sistematis yang terjadi pada setiap material yang ada di jagat raya yang kemudian menimbulkan berbagai gejala-gejala fisika ataupun sebaliknya terjadinya gejala-gejala fisika yang kemudian berdampak terjadinya reaksi kimia. Misalnya terjadinya reaksi kimia terbakarnya gas hydrogen di matahari  yang menimbulkan cahaya, kemudian sinarnya di bumi menimbulkan terjadinya angin, terjadinya asimilasi pada tumbuhan, terjadinya reaksi-reaksi biokimia pada tubuh-tubuh manusia dan reaksi-reaksi lainnya, nah, selisih awal dan akhir setiap reaksi kimia dan biokimia dengan segala gejala-gejala fisikanya itulah waktu yang Alloh Swt ciptakan.    
Masa depan adalah suatu keadaan imajinatif atau khayali yang diperkirakan sebagai hasil rekayasa yang direncanakan manusia dan rutinitas reaksi-reaksi kimia dan biokimia beserta gejala-gejala fisikanya yang biasa terjadi yang Alloh Swt ciptakan di jagat raya ini.
Masa lalu adalah serentetan reaksi-reaksi kimia dan biokimia secara sistematis yang telah terjadi pada setiap material yang ada di jagat raya beserta berbagai gejala-gejala fisikanya yang menghasilkan materi-materi, kehidupan dan keadaan jagat raya seperti sekarang.
Jadi , sekarang , masa depan dan masa lalu itu hanyalah imajinasi manusia belaka, yang sebenarnya  tidak ada, masa lalu adalah imajinasi sebagai pengetahuan sejarah dan masa depan adalah imajinasi perkiraan kita. Yang ada adalah waktu kini, waktu dimana anda sedang membaca tulisan ini sekarang yang disertai dengan rentetan aktifitas manusia dan mahluk lain,serta kejadian-kejadian reaksi- reaksi kimia dan segala gejala-gejala fisika di seluruh jagat raya ini.
Kita tidak akan bisa menentukan batas waktu antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.  Wallohu ‘alam    
     Alqur’an  Surat Al Muzzammil : 20
Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Qur'an. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi yang berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Qur'an dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan) nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.